Senin, 02 Juni 2014

ANALISIS ANCAMAN BENCANA DI GAMPONG KUTABLANG KOTA LHOKSEUMAWE

NAMA           : MARHAMAH
NIM               : 1309200140034
PRODI           : MAGISTER ILMU KEBENCANAAN
UNIT              : IV B


Kota Lhokseumawe adalah sebuah kota di provinsi Aceh, Indonesia. Kota ini berada persis di tengah-tengah jalur timur Sumatera. Berada di antara Banda Aceh dan Medan, sehingga kota ini merupakan jalur distribusi dan perdagangan yang sangat penting bagi Aceh (http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Lhokseumawe)

                                   

Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. (Definisi bencana menurut UU No. 24 tahun 2007)


Bencana merupakan pertemuan dari tiga unsur, yaitu ancaman bencana, kerentanan, dan kemampuan yang di picu oleh suatu kejadian.

Gampong kutablang adalah salah satu gampong yang terletak di pusat kota lhokseumawe, sehingga akan banyak ancaman bencana yang kemungkinan bisa terjadi. 
 Gampong kutablang adalah salah satu gampong yang terletak di pusat kota lhokseumawe, sehingga akan banyak ancaman bencana yang kemungkinan bisa terjadi. 
1. Ancaman bencana dari segi posisi geografis Kutablang kota Lhokseumawe :

Simpang kutablang memiliki persimpangan yang sangat padat pengendaranya, pada jam – jam sibuk tertentu, seperti pada waktu 07.00 s/d 08.30 wib dan 16. 00 s/d 18. 00.  Sehingga ancaman kecelakaan lalu lintas bisa terjadi kapan saja. Simpang kutablang juga memliki 5 persimpangan yang dipenuhi dengan pertokoan yang padat, penggunaan badan jalan juga sebagian di pakai untuk pedagang kaki lima, lahan parkir juga sudah semakin sempit. .
                                              Gambar : Pengendara sepeda motor gampong kutablang

2. Ancaman bencana dari segi kesehatan
Simpang kutablang memiliki kedekatan dengan salah satu rumah sakit swasta yang tempat pembuangan sampah dari limbah rumah sakit yang terletak di depan rumah sakit tersebut.

3. Ancaman bencana dari segi  politik
Adanya larangan dari pihak pemerintah kota lhokseumawe, pengedara sepeda motor yang duduk di belakang dilarang mengangkang, sehingga akan menambah korban dalam kecelakaan lalu lintas yang tidak mengikuti prosedur dan peraturan lalu lintas yang bertentangan dengan peraturan yang di buat tampa berlandaskan research terhadap masyarakatnya.

4.Ancaman bencana dari segi alam
Gampong kutablang hanya memiliki garis contour 5 m dpl sehingga apabila tsunami terjadi, maka kemungkinan besar kota Lhokseumawe termasuk gampong Kutablang akan tergenang banjir. Sehingga perlu pembuatan dan perluasan badan jalan menuju ke daerah yang lebih tinggi. ancaman bencana banjir juga menghantui warga kutablang, Penutupan lahan yang hampir mencapai 80 persen, sehingga daerah serapan air sudah sangat berkurang, sehingga pada saat musim hujan, dengan beberapa intesitas hujan yang deras bisa mengakibatkan simpang kutablang banjir hanya dalam beberapa jam saja. faktor curah hujan tinggi yang besar akan mudah membuat gampong kutablang banjir, di tambah dengan muka air tanah di gampong kutablang sangat tinggi. sehingga pemicu terjadinya banjir sangatlah kompleks.
                                                 Gambar : banjir kota lhokseumawe (sumber : google.com)
MedanBisnis - Lhokseumawe. Pemko Lhokseumawe bertekad agar daerah-daerah langganan banjir tidak mengalaminya lagi, makanya kawasan yang berpotensi banjir setiap musim penghujan harus dikendalikan, salah satunya dengan melakukan pelebaran drainase.
Seperti gampong di pusat kota yang menjadi langganan banjir, Lancang Garam di Kecamatan Banda Sakti. "Mudah-mudahan dengan pelebaran drainase banjir bisa diminimalisir," ucap Walikota Lhokseumawe, Suaidi Yahya melalui Plt Humas, Muslim, Kamis (5/9).

Drainase yang dilebarkan terhubung langsung dengan waduk pengendali banjir di kawasan Pusong, Kecamatan Banda Sakti. Ruas drainase yang saat ini sedang dilebarkan adalah di sepanjang Jalan Tgk Cik Ditiro. "Sepanjang jalan itu merupakan dataran rendah, dan drainasenya saat ini sempit menjadi penyebab air tidak bisa cepat surut saat banjir," ujarnya. (sugito tassan).

Yang Harus Dilakukan Saat Banjir
  1. Matikan aliran listrik di dalam rumah atau hubungi PLN untuk mematikan aliran listrik di wilayah yang   terkena bencana
  2. Mengungsi ke daerah aman sedini mungkin saat genangan air masih memungkinkan untuk disebrangi
  3.  Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir.
  4. Segera mengamankan barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi.
  5. Jika air terus meninggi hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti Kantor Kepala Desa, Lurah ataupun Camat (sumber: http://bpbd.sukoharjokab.go.id/tips-siaga-bencana/banjir/ )




4 komentar:

  1. Nice ImPoh Kak :v

    kunjungan balek kak ya :p

    BalasHapus
  2. hehehee.. makasi dek, baru mulai pakek juga. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha, masama kak, :v
      tampilan blog kk, sama cem tampilan blog nahal prtma x :v
      LOL :p
      tp good kk ^_^

      selamat ngeblog kk :v

      Hapus
    2. maklumlah, baru bisa juga, hahahaaa...
      gmn dek cara ngehias blog biar cakep...

      Hapus